Ini ane rasakan sudah beberapa minggu terakhir.. Entah ane yang makin
sensitif terhadap sit-kon jalanan atau memang sit-kon jalanan yang
semakin beringas..?
Jadi begini.. Masih ingat dong
kisah kecelakaan bro Prast yang pernah ane tulis beberapa minggu lalu, sejak itu ane jadi paranoid setiap
riding dekat-dekat angkutan umum. Apa itu angkutan umum yang ane maksud?
Nah, ini dia angkutan umum yang menurut ane paling berbahaya, dengan
form-factor dan ukuran body-nya yang terbilang singset, sebuah mikrolet
dapat bermanuver dengan sigap dan cepaaath.. Sayangnya si sopir kadang
cuek bebek dengan kondisi sekitarnya. Sudah gak terhitung ane dengar
cerita maupun melihat sendiri tabrakan antara sepeda motor dengan
mikrolet.bener banget mikrolet seharusnya diperbaiki atau diganti
Kalau ini lebih menyeramkan lagi.. Bayangkan aja dengan berat hampir
2x lipat mikrolet tapi gesitnya na’ujubileee.. Ciri khas
metromini/kopaja di Jakarta adalah pindah jalur seenak udel, berhenti di
mana saja hingga mengerem dan betot gas mendadak. Tambahan lagi.. Kalau
sedang riding jangan sekali-kali dekat benda menyebalkan ini. Jika ente
berada di belakangnya, ia bisa mengerem mendadak dan jika ente berada
di depannya jaga jarak..karena ia bisa menyeruduk setiap saat dan badan
ente bisa-bisa tergilas di kolong, dan mungkin ente enga akan naik kopaja lagi.
Yang satu ini, meskipun merknya Bajaj..tapi rodanya 3 dan mesinnya 2
tak. Hanya Tuhan dan sopir yang tahu kapan dan di mana ia akan belok.
Bagi ane bencana terbesar adalah berada di belakang Bajaj. Jika demikian
ane rela menahan napas sampai hampir pingsan.. Kalau tidak pastilah
penghuni kebun binatang keluar dari balik helm ane. Satu lagi yang harus
diperhatikan. Sopir Bajaj ane perhatikan hampir tidak pernah melirik ke
spion ketika bermanuver. Jadi…waspadalah..!
Yang dimaksud di sini adalah bis kota yang asapnya juga tak kalah menyebalkan. Heran deh..pemerintah
DKI Jakarta
seolah cuek saja dengan kondisi ini. Perilaku sopir tak kalah heboh
dibanding angkutan umum yang lain. Ia tak akan segan-segan menyerempet
ente jika ia hendak belok.

Nah.. dari jenis angkutan umum tadi, ane dapat mengambil benang merah perilaku pengendaranya yang ternyata mirip alias tipikal.
- selalu terburu-buru, maklumlah kejar setoran
- tidak peduli pengguna jalan lainnya
- tidak peduli peraturan lalu-lintas
- tidak segan adu fisik dan memanggil kawannya jika terjadi keributan
- tidak segan adu fisik kendaraan, ya maklum lah kondisi kendaraan sudah reyot..nothing to loose..
Bagi kawan-kawan pembaca yang berniat riding di Jakarta dan
barangkali belum mengenal tipikal tingkah polah angkutan umum,
berhati-hatilah.. Paling tidak lakukan tips berikut (ane rangkum sesuai
pengalaman)
- selalu riding di jalur lambat di lajur kanan, karena di halte
berikutnya si angkotum akan segera banting arah mendadak ke kiri. Jika
ente di kiri, pasti ente menyesaall…
- jauhi knalpot angkotum jika ente masih sayang paru-paru
- jauhi rute menuju terminal. Pasti MACET
Well..artikel ini bukan bermaksud mengajak pembaca untuk tidak naik
angkutan umum, namun semoga saja ada pembaca yang mau sedikit beraksi
atau mungkin ada pejabat pem-prov yang masih peduli terhadap pelayanan
publik ini. Masyarakat memilih transportasi pribadi karena angkutan umum
semakin buruk kualitas pelayanannya. Apakah penduduk Jakarta sudah
terlalu terbiasa sehingga tidak ada yang komplain ke kantor pelayanan
publik? atau mereka terlalu malas berurusan dengan aparat pemerintahan?
dan insyallah pemerintah jakarta akn membuat MRT atau name kerennye jakarta eco transport menurut ane si gitu tau deh
ASSALAMUALIKUM SALAM PLKJ SPORT DARI MOHAMMAD RIZKI ALFIANSYAH SMPN 7 JAKARTA TIMUR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar